ROCKETEER

There’s a world out there that we should see Take my hand, close your eyes With you right here, I’m a rocketeer

Sabtu, 31 Maret 2012

Hip Hop Style



Sebenarnya gaya fashion hip hop pada masa sekarang ini lebih cenderung ke arah mainstream seiring dengan musik dan kultur hip hop yang sudah menjadi bagian dari budaya pop. Namun tidak ada salahnya kita menilik gaya berpakaian yang saat ini dianut jutaan anak muda di seluruh dunia ini.

Hip hop fashion pada era 80an selalu dikenal sebagai salah satu bagian penting dari budaya old school. Saat itu fashion dan hairstyle dianggap sebagai simbolisasi “Black Pride Movement”. Yang khas dari gaya fashion hip hop era ini adalah kacamata besar, topi kangol, tracksuit dengan warna terang, cincin di beberapa jari, dan sneakers. Artis yang turut memberi pengaruh pada trend fashion hip hop di era ini antara lain Run DMC, LL Cool J, Queen Latifah, dan Public Enemy.

Era 90an, fashion hip hop mengalami perubahan. Banyak penganut gaya hip hop terinspirasi oleh berandalan dan tahanan. Celana baggy dan tattoo hitam menjadi digemari. Di East Coast (New York) kultur hip hop didominasi oleh fashion macam sweater dengan hood, jaket, dan topi militer. Sedangkan di West Coast (Los Angeles) flanel yang dikenakan di atas kaos serta sepatu converse all star.

Kalau untuk era 2000 sendiri, yang menjadi trend adalah baggy jeans, rantai emas, sneakers (masih!), Tshirt ukuran besar, serta bandana atau rag yang diikatkan di kepala. Melihat trend ini pun, artis-artis hip hop seperti Jay Z, Eminem, 50 cent, dan Outkast langsung terdorong untuk menciptakan brand sendiri. 

Bieber Rilis Single Super Hip Hop

LOS ANGELES- Justin Bieber baru saja mengeluarkan sebuah single bernuansa sangat hip hop.
 


Single yang berjudul Boyfriend ini ditulis dan diproduseri Mike Posner. Mike menjelaskan lagu tersebut memiliki beberapa beat yang bisa membuat pendengar ikut bergoyang.
 
“Saya punya single baru untuk Bieber. Saya yang menulis dan memproduseri lagu tersebut bersama dia,” ujar Mike, dilansir Digitalspy, Rabu (14/3/2012).
 
“Dan tunggu saja sampai kalian mendengar lagunya. Kalian pasti akan ikut bergoyang. Kalian pasti akan terus memainkan lagu ini. Ini memang super hip hop,” lanjutnya.
 
Mike mengatakan bahwa dalam lagu ini Bieber juga akan nge-rap untuk beberapa bar. Menurut Mike ini adalah sebuah pembuktian bahwa Bieber bisa melakukan sesuatu yang berbeda.
 
“Ini memang tujuan kami, untuk membuat sesuatu yang baru. Dia itu super berbakat. Awalnya saya juga tidak pernah berharap banyak dari dia, sebab dia masih sangat muda. Tapi ternyata dia itu bisa nulis,” ungkap Mike.
 
Single baru Justin Bieber yang berjudul Boyfriend ini, rencananya akan dirilis pada 26 Maret 2012 mendatang.(gal)
 

Menonton Pertunjukan Pinokio dalam Drama Musik Hip Hop di Maryland

Pinokio, kisah tentang boneka yang menjadi anak laki-laki, diceritakan dalam bentuk hip hop di atas Panggung Imajinasi.


Sebuah kisah klasik anak-anak telah diberi sentuhan baru oleh sebuah perusahaan teater di negara bagian Maryland. Pinokio, kisah tentang boneka yang menjadi anak laki-laki, diceritakan dalam bentuk hip hop di atas Panggung Imajinasi.
P.Nokio, ditulis dengan huruf P titik Nokio adalah drama musikal hip hop kreasi dari Psalmayene 24 atau disingkat Psalm.

"Untuk satu dan lain hal, Pinokio selalu terkait dengan saya," ujarnya.
"Saya berurusan dengan hip hop, dan saya pikir ceritanya sangat cocok dengan interpretasi semacam itu," ujarnya lagi.

Psalm tidak hanya menulis drama itu. Dia juga memainkan karakter utamanya. Tetapi, ada perbedaannya. P.Nokio bukan boneka kayu. Ia adalah karakter dalam video game, yang dihidupkan oleh Peri Graffiti.

P. Nokio sering membolos sekolah untuk bermain. Ketika ia berbohong, hidungnya bertambah panjang.

Psalmayene memaparkan, "Pada intinya, Pinokio adalah cerita tentang penebusan. Mengenai boneka yang sering melakukan perbuatan yang menyesatkan, tetapi. pada akhirnya ia melakukan hal yang benar. Kita semua membuat kesalahan, tetapi kita selalu memiliki kesempatan untuk memperbaiki kesalahan."

Psalm selama ini sering menulis drama dewasa, tapi dia juga senang menulis bagi kaum muda.

Ia menambahkan, "Karena anak-anak akan mengikuti kita ke mana saja, selama kita menjaga agar kegiatannya aktif dan benar-benar menarik."

P. Nokio begitu populer, dan dimainkan di berbagai kota di Amerika sebelum kembali ke kawasan Washington DC.

Pasangan Hip-Hop Papan Atas Korea Selatan Jadi Duta Promosi Festival Musik

Yang terpilih adalah Tiger JK dan Yoon Mi-rae
Seoul - Pasangan musisi hip-hop, Rapper Tiger JK dan Yoon Mi-rae dipilih untuk mempromosikan Uijeongbu International Music Theatre Festival. Dan sebagai bagian aktivitas promosinya, Tiger JK dan Yoon Mi-rae akan membuat konser gratis bagi acara tersebut.

Dilansir dari English Chosun, Uijeongbu International Music Theatre Festival dimulai pertama kalinya 10 tahun lalu atau pada tahun 2002 yang merupakan festival musik tahunan yang menampilkan music opera, musik klasik, musikal. Tapi tahun 2012 ini, musik pop akan mengambil alih panggung festival musik tersebut untuk menjadi penutup. 

Pewakilan dari Komite Festival Musik tersebut mengatakan, “Untuk membuat Uijeongbu International Music Theatre Festival lebih bisa diterima dan dinikmati publik, kami meminta Tiger JK dan Yoon Mi-rae mengambil peran sebagai duta promosi acara ini dan ternyata mereka dengan senang hati menerima tawaran tersebut.”

Tiger JK ternyata mempunyai hubungan yang cukup erat dengan kota Uijeongbu dan mengatakan, "Saya menikah dan mempunyai anak di Uijeonbu. Jadi saya bisa bilang kalo saya menemukan cinta dan keluar di sini.”

Sementara itu sang istri, Yoon Mi-rae mengatakan bahwa Uijeongbu sudah seperti kampung halamannya. Yoon Mi-rae menambahkan, ”Sudah sangat alami sekali kalau saya mempunyai kedekatan dengan tempat tinggal saya. Saya tinggal di kota ini sejak kecil dan keluarga saya juga tinggal disini. Dan saya tidak akan pindah dari kota ini karena orang-orang dan lingkungan di kota ini sangat bagus.”

Rencananya konser yang akan menampilkan Tiger JK dan Yoon Mi-rae ini akan diselenggarakan pada 20 Mei mendatang di hari terakhir Uijeongbu International Music Theatre Festival. Dan selain Tiger JK dan Yoon Mi-rae, akan tampil juga dalam konser gratis ini yaitu musisi hip-hop papan atas Korea Selatan yang saat ini masih dirahasiakan.


Russell Simmons Ikon Hip-hop 2008

Selain Russells, Lil Wayne juga menyabet kategori lirik terbaik dalam BET Hip-hop Award.


VIVAnews- Lil Wayne dan Russell Simmons menyabet gelar untuk kategori lirik terbaik dan ikon hip-hop tahun 2008 dalam ajang penghargaan BET Hip-Hop Awards, Sabtu (18/10) di Atlanta.

Rapper asal New Orleans tersebut masuk dalam 12 nominasi penghargaan. Disamping itu dia juga menyabet gelar MVP of the Year dan Alltel Wireless People's Champ. Acara ini awalnya akan dipandu oleh komedian Katt William, namun digantikan oleh T-Pain.

Pesta ini diramaikan pertunjukan medley hip-hop yang dibawakan oleh MC Lyte, Yo-Yo, Salt-n- Pepa, DJ Khaled, Young Jeezy, Ludacris, Busta Rhymes, Big-Boi, Lil Wayne, Fat Joe, Birdman dan Rick Ross took home yang memperoleh penghargaan untuk kategori Best Hip-Hop Collaboration untuk lagu I'm So Hood (The Remix).

Ajang ini juga semakin meriah dengan penampilan Young Jeezy, Soulja Boy dan Bow Wow. T.I juga membuat petunjukan besar tahun ini dalam acara tersebut. Rapper asal Atlanta ini, pernah menjadi pemberitaan besar tahun, karena beberapa jam sebelum menghadiri pesta ajang yang sama tahun lalu, dia didakwa memiliki senjata semi otomatis secara ilegal oleh kepolisian federal Atlanta.


Tariq Snare,Hip Hop dan Agama

VIVAnews - Tariq Snare, penggebuk drum kelompok musik hip-hop muslim AS 'Nativer Deen' sukses unjuk kebolehan di @america, Pacific Place, Jakarta, Rabu 15 Februari 2012. Dalam penampilannya kali ini, dia menggandeng sembilan musisi hip hop Indonesia, di antaranya rapper Muhammad Iqbal '8Ball', Abud 'MC Bilal' dan Andri dari Sanggar Akar.

Di kunjungan yang ketiga kalinya ke Indonesia ini, Tariq mengaku benar-benar kagum dengan bakat-bakat musisi hip hop Indonesia. "It's amazing. Begitu banyak musisi Indonesia yang benar-benar punya bakat," kata Tariq.

Musik rap, reggae, pop, bahkan lagu tradisional seperti 'Rasa Sayange' berhasil membius para penonton yang hadir. Tariq dan sembilan musisi hip hop lokal pilihannya membawakan lagu-lagu seperti 'No Woman No Cry', 'Waiting In Vain', 'Giant Steps', 'Crazy In Love', serta lagu nasional 'Maju Tak Gentar' dan 'Rasa Sayange' dengan aransemen yang berbeda. Alunan musik-musik dari berbagai genre itu sangat menyatu hingga menjadi sebuah alunan berirama groovy khas musik hip-hop.



Dalam kesempatan itu, Tariq juga menjelaskan pentingnya musik bagi perkembangan bangsa, termasuk musik hip-hop itu sendiri. Ia juga menjelaskan unsur-unsur dalam genre musik tersebut seperti 'beat boxing'.

Pertanyaan-pertanyaan menarik sempat muncul seputar grupnya yang membawakan lagu beraliran religius dengan musik hip hop. Sebab, selama ini berkembang anggapan bahwa keduanya saling bertentangan. Namun, bagi Tariq, anggapan itu keliru.

"Musik adalah sesuatu yang menyenangkan. Musik itu seperti proses penyembuhan untuk diri kita mengekspresikan sesuatu. Saya tidak menyesal memilih hip hop. Saya senang dengan hip hop dan kepercayaan saya, keduanya tidak bertentangan selama kita tetap sesuai dengan jalan yang benar," katanya.

Sejak bergabung dengan Hip-hop Muslim AS 'Nativer Deen', Tariq Snare akhirnya dapat melakukan pertunjukan bersama artis-artis terkenal di banyak negara. Ia juga mengajar untuk bidang bahasa, seni, ilmu sosial, dan musik di sekolah umum di New York. Tak hanya itu, Ia juga pengarang sekaligus ilustrator buku instruksi bermain drum bagi anak-anak berjudul 'Kids Can Play Hip Hop Drums!'

Tariq pernah tampil bersama sederet artis terkenal Amerika seperti Queen Latifah, Kieth Sweat, JT Taylor dari Kool and The Gang, PM Dawn, Wilson Pickett dan tentu saja Native Deen. Tahun lalu, Native Deen menggelar tur di beberapa kota di Indonesia seperti Jakarta, Pontianak, Surabaya, Malang dan Makasar. Ia menggunakan nama panggung Tariq Snare setelah menjadi mualaf pada Agustus tahun 2003. 

Jogja Hip Hop Foundation jadi Guru Hip Hop



Sebagai kelompok yang berusia hampir 10 tahun, Jogja Hip Hop Foundation (JHF) menjadi tempat bertanya bagi kelompok hip hop yang tumbuh subur di Yogyakarta. Bahkan, banyak orangtua meminta personel grup itu menjadi guru bagi anaknya yang ingin menyanyi hip hop.
Grup hip hop berbahasa Jawa itu beranggotakan Marzuki Mohammad alias Kill the DJ, Balan, Lukman, Antok, Mamok, dan DJ Vanda.
Akhir pekan lalu, JHF menghibur peserta MuDA Creativity 5th Anniversary, yang mengusung tema "Investo: Investasikan Energimu untuk Bumi". "Sekarang ada sekitar 250 kelompok hip hop. Kalau secara nasional, hip hop meredup. Tetapi tidak di Yogyakarta, selalu hidup, selalu muncul kelompok baru," ungkap Juki, panggilan Marzuki, yang juga pendiri JHF.
Beberapa waktu lalu, JHF menggelar angkringan hip hop yang menjadi ajang pertemuan kelompok hip hop. "Itu seru sekali, semuanya nyanyi. Mereka bernyanyi dari pukul 09.00 pagi sampai 11.00 malam. Kami malah hanya sedikit nyanyinya," kata Juki.
Beda lagi dengan pengalaman Antok. Awalnya, dia merasa sulit mengenalkan hip hop kepada masyarakat. "Sekarang, banyak yang bertanya kepada kami bagaimana menciptakan lagu. Bahkan, ada ibu yang minta kami menjadi guru hip hop buat anaknya," ujar Antok.